Komisi I DPRK Kabupaten Mimika melakukan kunjungan kerja ke Distrik Mimika Baru pada Kamis (17/07/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk memantau langsung pelaksanaan program kerja tahun anggaran 2025.
Rombongan dipimpin oleh Ketua Komisi I DPRK Mimika, Alfian Akbar Balyanan, didampingi anggota Komisi I, yakni Ester Rika Agustina Kimber, Iwan Anwar, dan Anton Alom.
Alfian Akbar menjelaskan bahwa kunjungan kerja ini menjadi bahan evaluasi penting yang akan dibahas dalam rapat perubahan anggaran mendatang.
Dalam pertemuan tersebut, Kepala Distrik Mimika Baru, Joel Daniel Luhukay, memaparkan sejumlah program prioritas dengan total anggaran lebih dari Rp30 miliar. Beberapa program yang sedang dijalankan di antaranya penanganan stunting serta inovasi pengelolaan sampah melalui pendirian bank sampah.
Program bank sampah ini dinilai sebagai langkah efektif untuk mengurangi volume sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Melalui program ini, sampah rumah tangga akan dijemput langsung oleh petugas, kemudian masyarakat diminta untuk memilah sampah yang memiliki nilai jual. Sampah tersebut akan dibeli oleh pihak distrik dengan harga yang disesuaikan dengan harga pengepul.
Selain bermanfaat bagi kebersihan lingkungan, program ini juga diharapkan dapat menambah penghasilan masyarakat. Tidak hanya itu, Distrik Mimika Baru juga merekrut warga setempat sebagai petugas bank sampah dengan upah sesuai Upah Minimum Regional (UMR) serta dilengkapi jaminan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.
Setelah mendengar paparan tersebut, Komisi I DPRK Mimika menilai alokasi anggaran Distrik Mimika Baru masih tergolong kecil jika dibandingkan dengan luas wilayah dan jumlah penduduknya.
“Kami melihat Distrik Mimika Baru memiliki populasi terbesar dan wilayah yang luas, sehingga kami berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih terkait penambahan anggaran,” ujar Alfian Akbar.
Ia juga mengapresiasi terobosan program bank sampah tersebut. Komisi I DPRK Mimika mendorong agar program ini disosialisasikan lebih masif kepada masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal.
“Program ini sangat bagus, tetapi dengan anggaran yang tersedia saat ini baru mampu membangun tiga pos bank sampah. Kami berharap ke depan jumlahnya dapat ditambah agar cakupannya lebih luas,” tutup Alfian.
Sumber : https://papua60detik.id/berita/distrik-miru-paparkan-program-bank-sampah-ke-komisi-i-dprk-mimika