Kepemimpinan Kepala Daerah memiliki peran yang sangat strategis dalam mewujudkan tujuan pembangunan. Kepemimpinan tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran kolektif untuk menyelaraskan seluruh agenda pembangunan bagi daerah.
Guna mewujudkan kepemimpinan strategis perlu didukung melalui penguatan sistem pemerintahan daerah yang mampu mengartikulasi visi besar yang dicanangkan Kepala Daerah.
Untuk itu, perlu dilakukan tranformasi pemerintahan secara sistemik dan massif agar mendukung terwujudnya perubahan yang signifikan. Hal ini hanya dapat dilakukan dengan menggalakkan agenda reformasi birokrasi.
Dimulai dengan, pertama; melakukan penataan birokrasi melalui penyelarasan nomenklatur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan kementerian/lembaga ditingkat Pusat, yang tentu hal ini berkonsekuensi terhadap pemisahan sejumlah nomenklatur OPD dilingkup Pemerintah Kabupaten Mimika.
Kemudian kedua, Pemerintah Daerah perlu melakukan evaluasi kinerja terhadap sejumlah pimpinan OPD yang dianggap tidak berkompeten dalam mengeksersais agenda yang ditetapkan Kepala Daerah.
Selain itu, perlu untuk melakukan sejumlah pembenahan terhadap proses seleksi (lelang / job fit) pada pimpinan OPD sehingga Pimpinan OPD yang terpilih adalah merupakan produk terbaik yang dapat mendukung kinerja Kepala Daerah.
Terkahir yang ketiga, perlunya membangun budaya yang bersih dan berprinsip meritokrasi dalam rangka membangun budaya baru yang lebih inklusif dalam pelaksanaan tugas dan fungsi penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Dengan demikian tatkala Kepala Daerah telah memiliki perangkat yang berkompeten maka sesungguhnya kerja-kerja strategis guna mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Mimika bukan lagi hal yang mustahil dilakukan, oleh karena telah terciptanya iklim tata kelola pemerintahan telah kondusif dan siap menopang visi dan misi Kepala Daerah menuju Mimika Maju.